Senin, 24 Agustus 2009

Sydney White (Available on DVD)

Sejak berusia 9 tahun Sydney White dibesarkan seorang diri oleh ayahnya karena ibunya sudah meninggal. Sydney tidak pernah kekurangan kasih sayang dari ayahnya, bahkan teman-teman kerja ayahnya pun memperlakukan dia seperti anak mereka sendiri. Sydney pun tumbuh menjadi seorang gadis yang mandiri dan agak tomboy.

Akhirnya Sydney harus meninggalkan ayahnya untuk kuliah di Southern Atlanthic University, dimana disana dia akan bergabung dengan kelompok persaudaraan Kappa yang merupakan kelompok persaudaraan ibunya dulu semasa kuliah dan berharap Sydney pun akan masuk kesana.

Tidak mudah sebenarnya bagi seorang Sydney untuk masuk kelompok persaudaraan tersebut . Latar belakang keluarganya yang sederhana dan sikapnya yang sedikit cuek tidak masuk dalam kategori Kappa. Namun karena dia adalah warisan Kappa sebab dulu ibunya adalah seorang Kappa, maka otomatis dia masuk ke dalam Kappa.

Rachel sang ketua Kappa dan Ketua Senat di kampus, sangat tidak menyukai Sydney, dia selalu menganggap Sydney adalah saingan karena Sydney selalu saja dapat menjadi pusat perhatian. Bahkan Tyler mantan pacar Rachel pun mulai mendekatinya. Dengan segala cara akhirnya Rachel berhasil membuat Sydney keluar dari Kappa.

Diantara kebingungan karena tidak punya tempat tinggal, Sydney ditawari tempat tinggal oleh The Vortex, kelompok persaudaraan yang paling tidak dianggap dikampus karena berisi 7 orang yang berkelakuan aneh. Awalnya Sydney merasa agak aneh berada di lingkungan the Vortex, namun karena mereka menerima Sydney apa adanya maka Sydney pun merasa nyaman berada dekat mereka bahkan mulai berhubungan lagi dengan Tyler.

Namun tentu saja Rachel tidak bisa tinggal diam. Apalagi selain merebut perhatian Tyler dan posisi no.1 untuk polling cewek terseksi di kampus yang selama ini diduduki olehnya, Sydney juga mengincar posisi ketua Senat di kampus dengan misi menumpas ketidakadilan yang selama ini ada dikampus bersama The Vortex.

Akankah Sydney berhasil mengalahkan Rachel ?

Pada tahun 2004 Warner Bros mengangkat kisah Cinderella dalam dalam versi modern lewat Cinderella Story. Dan film Sydney White ini pun mengangkat dongeng klasik Snow White yang tentu saja dibuat dalam versi modern dan lebih realistic. Cukup menarik juga untuk menghabiskan waktu. Film yang ringan dan cukup menghibur.

Rate 3 dari 5

Cast : Amanda Bynes, Sara Paxton, Mat Long

Sabtu, 22 Agustus 2009

17 Again

Mike O'Donnel seorang pemuda 17 tahun yang memiliki segalanya, Ketampanan, Popularitas dan seorang pacar yang cantik. Tidak hanya itu ia pun direkomendasikan oleh pelatih basketnya untuk memperoleh beasiswa di universitas ternama bila ia dapat bermain bagus di pertandingan basket. Tapi semua itu berakhir saat ia mengetahui bahwa pacarnya Scarlet mengandung anaknya. Mike meninggalkan pertandingan itu demi Scarlet dan hilanglah kesempatan dia untuk memperoleh beasiswa.

18 tahun kemudian Mike telah menikah dengan Scarlet, selama itu pula dia merasa frustasi dengan kariernya yang tidak pernah memuaskan. Mike tanpa sengaja sering seperti menyalahkan Scarlet atas kariernya sekarang ini. Dan ini menambah beban hidupnya karena akhirnya Scarlet pun meminta cerai darinya. Bahkan anak - anak mereka Maggie dan Alex seperti tidak pernah menganggapnya ada.

Tanpa sengaja Mike bertemu dengan seorang janitor tua yang mengaku mengenalnya, dan dari situlah keajaiban dimulai. Mike kembali ke masa mudanya, masa kejayaannya saat dia berumur 17 tahun. Dengan kehidupan"baru"nya itu dia mendaftar ke sekolahnya dulu yang sekarang juga sekolah dari anak anaknya. Ternyata hal itu tidak mudah, karena dia harus membantu Alex yang selama ini dia pikir bintang basket ternyata hanya dianggap seorang pecundang oleh teman- temannya. Sedangkan Maggie berpacaran dengan kapten tim basket sekolah yang berandalan dan sangat kasar. Ditambah lagi dia harus menghadapi Scarlet yang mulai berkencan dengan pria lain.

Lalu apakah Mike bisa memperbaiki kehidapannya dengan kehidupan barunya? dapatkah dia mempertahankan pernikahannya dengan Scarlet?

Sebuah film yang cukup menghibur walaupun mungkin ceritanya mudah tertebak. Ceritanya hampir mirip dengan film Suddenly 30 namun dibuat kebalikannya. Tapi film ini cukup menyenangkan dan menghibur.

Rate ; 3,5 dari 5

Cast : Zac Efron, Matthew Perry

Rabu, 19 Agustus 2009

UP

Dari kecil Carl Fredericson bercita cita ingin berpetualang ke Air Terjun di sebuah negeri yang hilang di Amerika Selatan. Bersama teman masa kecil yang kemudian menjadi istrinya Allie, Carl mencoba menabung untuk dapat berpetualang kesana dan membangun rumah diatas air terjun impian tersebut. Namun belum juga tercapai, Allie meninggal dunia. Cita cita itu pun turut terkubur bersama Allie. Carl yang sudah tidak punya semangat hidup pun kemudian dihadapkan pada kenyataan bahwa rumah kesayangannya yang ia bangun bersama istrinya harus digusur karena akan dibangun sebuah gedung perkantoran dan dia harus tinggal di panti jompo

Carl yang tidak bisa menerima kenyataan itu akhirnya memutuskan untuk pergi bersama rumah kesayangannya untuk mencari air terjun impiannya. Carl yang seorang tukang balon mengikat rumahnya dengan jutaan balon hingga bisa terbang ke angkasa. Namun Carl tidak menyangka bahwa ada seorang anak kecil bernama Russel yang terbawa rumah terbangnya tersebut. Awalnya carl terganggu dengan kehadiran Russel namun akhirnya mereka dapat menjalin persahabatan dan berpetualang bersama.

Lalu apakah air terjun tersebut benar benar ada? berhasilkah mereka mencapainya?

Film yang dibuat oleh Disney Pixar ini, menjadi favorit saya yang kedua setelah Finding Nemo. Film yang tidak hanya dapat dinikmati anak kecil namun juga orang dewasa. Sering saya tertawa waktu nonton film ini, namun sering juga saya begitu terharu. Apalagi adegan dimana Carl dan Allie berusaha menabung untuk pergi berpetualang namun selalu ada saja halangan.

Salah satu film wajib tonton bulan ini hehehe..

Rate saya 4,25 dari 5

Merah Putih

Bagian pertama dalam kisah trilogi perjuangan setelah kemerdekaan pada tahun 1947 dimana Belanda melakukan agresi militernya ke Indonesia. Kisah dalam film ini bertumpu pada lima orang pemuda berlatar belakang berbeda yaitu Amir, Tomas, Marius, Soerono, dan Dayan. Pada awalnya perbedaan latar dan keyakinan sering menimbulkan konflik pada mereka, namun pada akhirnya mereka sadar, jika mereka tidak dapat bersatu maka Belanda lah yang menang.

Lalu tibalah saat mereka harus berjuang di medan perang. Teman - teman seperjuangan mereka pun banyak yang berguguran di medan perang yang awalnya membuat mereka nyaris putus asa. Tapi perjuangan teman-teman mereka tidak boleh sia sia dan akhirnya pun mereka terus berjuang walau hanya dengan sisa kekuatan yang ada. Akankah mereka berhasil?


Sebuah film dengan budget yang cukup fantastis 60 miliyar rupiah didukung oleh ahli ahli dari perfilman hollywood serta pemain pemain yang sudah cukup terkenal di perfilman Indonesia ini bisa dikatakan bagus. Hanya saja alur cerita yang seperti terpotong entah karena proses editing untuk mempersingkat durasi atau memang disetting seperti itu membuat saya sering mengerutkan kening. Dan banyak "kecelakaan" adegan kecil yang cukup menggangu.

Namun dibalik itu semua film ini bisa cukup diberi acungan jempol, setidaknya mereka cukup berani mengambil tema yang cukup berbeda dengan selera pasar saat ini. Disamping itu pula dengan menonton film ini semangat Nasionalis saya bertambah. MERDEKA......!!!!!!!

Rate dari film ini 4 dari 5

Cast : Lukman Sardi, Darius Sinatrya, Zumi Zola, Donny Alamsyah. T. Rifnu, Astri Nurdin, Rahayu Saraswati